sumber kekuatan


Kadang-kadang kita tak pasti apakah sumber kekuatan kita untuk meneruskan hidup. Sehingga  pada saat dan ketikanya ia telah tiada, maka kita menjadi lemah. Kita menjadi layu. Hilang semangat. Pudar jiwa.

Kata orang kembalilah kepada agama. Kerana hanya padaNya jua tempat  kita menadah doa menagih belas ihsan moga dititipkan secebis kekuatan.

Namun… resam manusia tidak boleh hidupnya wahid. Perlu ada keluarga, perlu ada teman, perlu ada rakan.  Mereka adalah sangga penguat semangat. Walau tidak kekal, tidak mengapa. Mereka datang dan pergi. Sefana makhlukNya juga.

Namun hakikatnya, tertulis mereka ini bersama kita. Atau sekurang-kurangnya pernah bersama-sama kita. Pernah menjadi sumber kekuatan pembakar semangat.

Dalam musafir dunia ini, ada yang teruji teguh berdiri di sisi. Ada yang melangkah pergi.  Adat musafir dunia, begitulah.

Kerana itu gunanya mata hati. Jangan terkhilaf dengan janji nafsu yang molek-molek. Semuanya indah tanpa cela. Melihat dari mata hati bukannya mudah. Hati kena bersih, baru kaburnya hilang semasa memandang. Lingkup pandangnya walau tidak seperti yang diharapkan. Namun dalam tidak terpandang itu, dalam kabur-kabur, aku tahu Dia mengirimkan sesuatu untuk aku.

Tuhan…

lembutkanlah hati dan bukakanlah jalan.

Perelokkanlah mata hati ini…

redupkan ia bersama petunjukMu.. dan aku harus redha seadanya…

titik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s